Pages

Cara Memilih Material Kamar Mandi

Setelah memilih material dinding kamar mandi, lanjutkan dengan memilih material lantai. Keramik, batu alam, kayu, vynil, bahkan karpet dapat menjadi pilihan. Mari lihat plus minusnya!

Setelah melihat kekurangan dan kelebihan material dinding, mari kita beralih pada pemilihan material lantai . Sama seperti material dinding, material lantai  kamar mandi pun haruslah bahan yang kedap air, tahan lama, dan antislip. Intinya, material lantai  kamar mandi harus memiliki daya tahan tinggi.

Selain daya tahan, hal lain yang menjadi pertimbangan adalah bahan dan warna. Apa pun bahannya, material tersebut harus menimbulkan kenyamanan, kebersihan, juga keindahan pada kamar mandi.

Warna tunggal akan memberikan kesan tersendiri pada kamar mandi kecil. Sebaliknya, penggabungan aneka warna dengan berbagai motif dapat memberikan kepadatan pada kamar mandi kecil. Penggunaan warna cerah dapat memberikan kesan luas dan terang pada kamar mandi. Di sisi lain, warna gelap bisa membuat kita lebih waspada terhadap kebersihan karena debu atau bahkan tumpahan bedak akan lebih mudah terlihat. Masalahnya, warna gelap menimbulkan suasana suram. Nah, persoalan pemilihan warna ini pada akhirnya akan kembali lagi pada konsep dan suasana yang ingin kita bangun dalam kamar mandi.

Setelah persoalan warna selesai, Anda dapat fokus pada bahan yang akan digunakan. Keramik, batu alam, kayu, vynil, karet, hingga karpet adalah bahan-bahan yang dapat Anda pilih. Anda dapat memilih salah satunya atau memadukan beberapa di antaranya. Masing-masing punya kekurangan dan kelebihan

Keramik dan Batu Alam

Keramik dan Batu Alam

Dua bahan ini paling sering digunakan pada lantai kamar mandi. Ukuran keramik yang pasti memudahkan kita untuk menghitung jumlah bahan yang dibutuhkan serta biaya. Selain itu, keramik berharga relatif murah dan mudah didapatkan. Di lain sisi, batu alam sering dipakai karena beberapa jenisnya, seperti batu koral, memiliki efek pijat pada kaki.

Vynil

Vynil

Vynil adalah material sintetis hasil pabrikasi yang hadir dengan berbagai warna dan motif. Variasi warna dan motifnya membuat Anda dapat memilih jenis yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Keunggulan material ini adalah terasa empuk dan lembut di kaki. Selain itu, vynil adalah material yang tidak licin dan anti-air. Namun, perlu keahlian khusus untuk memasang vynil pada lantai kamar mandi.

Kayu

Kayu


Material kayu sebenarnya tidak terlalu disarankan sebagai material lantai kamar mandi. Sifatnya yang tidak tahan air membuat kayu akan mudah memuai dan terkelupas bila selalu dalam keadaan lembap. Gunakanlah kayu berjenis lapis pada area kering kamar mandi. Warna cokelat kayu dapat menimbulkan kesan hangat pada kamar mandi. Namun, Anda perlu mencatat bahwa kayu memberikan tambahan hawa panas sehingga pengaturan suhu ruang perlu diperhatikan.

Karpet

Karpet

Karpet memberikan kesan mewah pada kamar mandi. Tekstur, warna, serta desain karpet yang beragam membuat tampilan kamar mandi lebih eksklusif. Karpet yang terbuat dari berbagai serat alami atau sintetis sangat nyaman untuk kaki, bahkan untuk kaki anak-anak. Kelemahan material ini adalah perawatannya yang cukup rumit. Anda memerlukan penyedot debu untuk membersihkan kotoran yang terselip.

Sumber : http://www.galeriarsitektur.com

ahijrahcode

Untuk anda yang ingin rumahnya ingin di reparasi menjadi lebih baik lagi silahkan hubungi ke no ini 0858 3016 1158